PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa

Kanama Amar
Jumat, 7 Agustus 2026 09:07:09

KANALSUMATERA.com - MALANG – Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan sejumlah bus membunyikan klakson dengan potongan suara pidato Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bertuliskan "Saya akan lawan!". Menanggapi ramainya perbincangan tersebut, Perusahaan Otobus (PO) MTrans memberikan klarifikasi dan menegaskan bahwa video yang menyeret nama armadanya merupakan hasil rekayasa audio. Kamis (06/08/2026).

Humas Human Resources Development (HRD) MTrans, Jhony Sasongko, mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap armada yang muncul dalam video viral tersebut. Berdasarkan hasil pengecekan, bus yang dimaksud merupakan armada rute Blitar–Jakarta (Poris) dan dipastikan tidak menggunakan klakson dengan suara seperti yang beredar di media sosial.

Selain memeriksa armada yang tampil dalam video, manajemen MTrans juga melakukan pengecekan terhadap seluruh armada operasional. Hasilnya, tidak ditemukan adanya modifikasi klakson yang mengeluarkan potongan suara pidato maupun suara serupa.

Baca: Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah

"Kami mohon maaf sebelumnya karena beredar video seperti itu. Kami pastikan video itu adalah editan. Kami audah cek pada armada kami yang sesuai di video tersebut, bahwasannya aturan penggunaan klakson audah dipatuhi oleh kru," terang Jhony.

Jhony menegaskan setiap armada MTrans beroperasi sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan perusahaan, termasuk mengenai penggunaan klakson yang wajib mengikuti ketentuan keselamatan dan regulasi yang berlaku.

"Armada kami ada regulasi tertentu mengenai penggunaan klakson. Jadi kami konfirmasi itu tidak 100% benar, sehingga kemungkinan besar itu adalah video editan," tegasnya.

Menurutnya, kemajuan teknologi digital memungkinkan seseorang mengubah atau menambahkan efek suara pada sebuah video sehingga menghasilkan konten yang terlihat seolah-olah asli. Karena itu, masyarakat diminta tidak langsung mempercayai setiap video yang viral di media sosial.

Ia mengimbau pengguna media sosial agar lebih cermat dalam menyaring informasi sebelum menyebarkannya kembali, terutama jika konten tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran aturan lalu lintas atau modifikasi kendaraan.

"Untuk netizen atau viewer, kami berharap bisa lebih bijak melihat bahwasannya tidak aemua video yanh disebarkan itu benar adanya, terutama hal-hal yang viral mengenai pelanggaran peraturan maupun modifikasi klakson ini," pesannya.

Jhony juga menyampaikan harapan kepada komunitas pecinta bus atau Busmania agar ikut menjaga citra positif transportasi umum di Indonesia dengan tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

"Untuk Busmania, alangkah baiknya kita buat suasana yang lebih positif agar masyarakat awam bisa lebih menghargai dan menggunakan jasa transportasi bus. Karena pada dasarnya, transportaso bus selalu mengutamakan keselamatan dan kenyamanan," tandasnya.

Sebelumnya, sebuah video berdurasi singkat ramai beredar di berbagai platform media sosial. Dalam video tersebut terlihat beberapa armada bus dari sejumlah perusahaan otobus, termasuk MTrans, Belvia Trans, dan Aleena Trans, melintas di jalan raya sambil mengeluarkan suara yang menyerupai potongan pidato Jokowi "Saya akan lawan!" saat disapa para Busmania di pinggir jalan.

Konten tersebut kemudian memicu beragam tanggapan dari warganet. Sebagian menganggapnya sebagai hiburan, sementara lainnya mempertanyakan keaslian suara yang terdengar serta legalitas penggunaan klakson dengan suara modifikasi pada kendaraan umum. Namun, hasil klarifikasi dari MTrans menegaskan bahwa suara dalam video tersebut bukan berasal dari sistem klakson armada mereka, melainkan diduga merupakan hasil penyuntingan audio. (SM)

Lainnya
Misteri Kematian Dokter PPDS Unri di Siak Terungkap, Polisi Ungkap Hasil Forensik dan CCTV
Misteri Kematian Dokter PPDS Unri di Siak Terungkap, Polisi Ungkap Hasil Forensik dan CCTV
Kembangkan Pariwisata Lokal, Bupati Rohul dan Hendry Mu
Luar Biasa, 3 Calon Menteri Jokowi Ini Keren, Muda dan
3 Kasus Korban Kekerasan Seksual Didampingi Dinas PPPA
Lifestyle
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan
RSUD Arifin Achmad Rekrut 94 Tenaga Kesehatan, Seleksi
RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Layanan Katastropik, Kanker d
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Nasional
Bakom dan Kemendagri Selidiki Viral Makalah Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026
Bakom dan Kemendagri Selidiki Viral Makalah Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026
Mendagri Siapkan Tiga Skema Solusi Atasi Krisis Gaji Pe
KPK Tegaskan Siap Lawan Gugatan Praperadilan Tersangka
Daerah
Sekda Definitif Pekanbaru Ditantang Perkuat Sinergi Pemerintahan dan Selesaikan Persoalan
Sekda Definitif Pekanbaru Ditantang Perkuat Sinergi Pemerintahan dan Selesaikan Persoalan
HUT ke-81 RI, Lapas Pekanbaru Gelar Bakti Kesehatan Gra
Pemprov Riau Bangkitkan Stadion Utama Eks PON Bertepata
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke FraksiĀ 
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
Pendidikan
Kemensos Target Rekrutmen 8.300 Guru Sekolah Rakyat Tuntas September
Kemensos Target Rekrutmen 8.300 Guru Sekolah Rakyat Tuntas September
Pemko Pekanbaru Perluas Seragam Sekolah Gratis, DPRD In
LatihanĀ  Tingkat II Kwarran Bukit Raya Resmi Dibuka, G