Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi

Mawardi Tombang
Rabu, 25 September 2019 09:40:30
Aksi unjukrasa mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi berakhir bentrok dengan pihak kepolisian

MEDAN Kanalsumatra.COM - Aksi mahasiswa menolak RUU Kontroversial di DPRD Sumatera Utara Selasa (24/9/2019) berakhir ricuh.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto memberikan keterangan usai penanganan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Sumut yang berakhir ricuh, Selasa (24/9/2019).
Dadang mengatakan bahwa untuk penanganan unjuk rasa telah dimulai pukul 11.00 WIB. Kemudian pukul 15.00 WIB sudah mulai dorong-dorongan pagar di rusak.

"Mereka berusaha untuk naik pagar kami tertibkan agar tidak anarkis.
Tiba-tiba ada pelemparan-pelemparan kami sudah bertahan, akhirnya karena untuk menjaga kondusifitas wilayah kita lakukan upaya paksa dengan menembakkan water canon," kata Dadang.
"Hingga pukul 18.25 situasi kondusif.

Untuk kendaraan rusak ada 7 kendaraan dinas roda empat.
Beberapa pelaku provokator sudah kita proses nanti perkembangan saya sampaikan.
Jangan ada hoaks tidak ada yang meninggal dunia

Semuanya dalam keadaan baik. Korban pihak Polri masih diidentifikasi," sambungnya.
Dadang menjelaskan kedepan semoga pelaksanaan unjuk rasa berjalan dengan tertib.
Ia mengimbau agar dalam menyampaikan pendapat boleh, tapi lihat aturan.

"Kita harapkan Medan kondusif tidak terjadi apa-apa. Situasi saat ini baik dan lancar dan tinggal pembersihan," tuturnya.
Soal mahasiswa yang diamankan, apakah mahasiswa semua.
"Nanti kita sampaikan," ujarnya.

"Untuk 7 unit kendaraan yang rusak akan dilakukan olah TKP dan ditemukan para pelaku yang akan bertanggungjawab," tutup Dadang.
Sebelumnya Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menyampaikan bahwa dari hasil penelusuran tim, bahwa kegiatan penyampaian pendapat yang dilakukan oleh mahasiswa ditunggangi oleh salah seorang DPO kasus teroris.
"Inisial RSL, saat ini yang bersangkutan sudah ditangkap dan kemungkinan akan dikirim ke Densus 88 Mabes Polri," kata Agus, Selasa (24/9/2019) malam.

Agus menjelaskan mahasiswa menyampaikan pendapatnya sesuai dengan tuntutan. Rilisnya kan ada tadi. Artinya bahwa ada kegiatan menyampaikan pendapat itu dijamin undang undang
Cuma hati-hati karena selalu ada potensi ditunggangi pihak-pihak yang dengan kepentingan yang kita tidak tahu.
"Karena itu hati-hati disusupi.
Sampaikan pendapat dengan cara yang santun, mengirim perwakilan dan sebagainya bisa," ujarnya.

"Tadi diamankan 53 orang dan satu yang kemungkinan pelaku teror.
Dia mungkin yang menunggangi itu," ungkap Agus.
Selain itu sebuah video yang tersebar di media sosial Twitter, terlihat beberapa personel kepolisian dengan pakaian anti-huru hara tampak memukuli seseorang.
Seperti terlihat melalui video, korban yang dipukuli tampak mengenakan jas berwarna hijau tua yang terlihat seperti jaket almamater kampus.

Jas hijau tua adalah jas USU.
Korban dengan jas hijau tua tersebut tampak dipukuli beberapa kali.
Meski sempat terjatuh, seperti terlihat dari rekaman video, aparat tampak kembali memukuli korban.

Lainnya
Suami atau Istri Guru Akan Turut Divaksin Covid-19
Suami atau Istri Guru Akan Turut Divaksin Covid-19
Sekda Minta BPR Pekanbaru Kejar Piutang yang Belum Tert
Komisi III DPRD Pekanbaru Terus Pantau Proses Belajar T
Realisasi Proyek 35 Ribu MW Jokowi Baru Tercapai 8 Pers
Viral
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Warga Besitang Meninggal Dalam Kamar Hotel Budi Baru, D
Hukum
Tiga Petugas KPK Gadungan Ditangkap di Pulau Nias, Teror Kepsek dan Kades
Tiga Petugas KPK Gadungan Ditangkap di Pulau Nias, Teror Kepsek dan Kades
MM Minta Keadilan ke Polda Riau Tangkap Pelaku Pembunuh
Marzuki Alie Laporkan AHY cs Terkait Pencemaran Nama Ba
Budaya
Gubernur Sumsel Optimis Kain Khas Sumsel Tembus Pasar Nasional
Gubernur Sumsel Optimis Kain Khas Sumsel Tembus Pasar Nasional
Aksi Tari Losung Desa Ranah Sungkai Kampar Pukau Pengun
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarik
Nasional
Jamaah Aboge Puasa Pada Rabu, Beda Dengan Pemerintah, Begini Cara Perhitungannya
Jamaah Aboge Puasa Pada Rabu, Beda Dengan Pemerintah, Begini Cara Perhitungannya
Gus Jazil Sebut Perguruan Tinggi Garda Terdepan Tangkal
Kapolri Perintahkan Media Internal Polri Tampilkan Kegi
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Pendidikan
Siswa ICS Masuk Babak Final Menulis Surat Remaja Tingkat Nasional 2021
Siswa ICS Masuk Babak Final Menulis Surat Remaja Tingkat Nasional 2021
ICS Pekanbaru Resmi Perkenalkan Gedung Baru, Hadirkan F
Pemko Batam Telah Vaksin 3.424 Guru se-Batam, Berharap
Ekonomi
Harga TBS Kelapa Sawit Riau Mengalami Penurunan Untuk Periode 7 - 13 April 2021
Harga TBS Kelapa Sawit Riau Mengalami Penurunan Untuk Periode 7 - 13 April 2021
Yuyun Gelar Diklat UMKM dan Bumdes Naik Kelas, Gandeng
Sekda Minta BPR Pekanbaru Kejar Piutang yang Belum Tert