Bawaslu Pekanbaru Apresiasi Panwas Tegur Emak-emak Senam Prabowo-Sandi di Halaman Masjid

Amar
Selasa, 19 Februari 2019 21:31:06
Anggota Bawaslu Pekanbaru mengunjungi Panwaslucam Pekanbaru Kota terkait video pencegahan pelanggaran pemilu yang viral

Pekanbaru, KANALSUMATERA.com- Bawaslu Kota Pekanbaru menyambangi kantor Panwaslucam Pekanbaru Kota, Selasa (19/02) untuk mengklarifikasi video yang viral di media sosial youtube dan facebook atas teguran komisioner Panwaslucam Pekanbaru Kota terhadap kegiatan senam emak-emak di halaman Masjid Agung Annur Kota Pekanbaru Sabtu kemarin (16/2).

Dalam kunjungan itu dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kota pekanbaru, Indra Khalid Nasution didampingi komisioner Divisi Penyelesaian Sengketa, Yasrif Yakub Tambusai serta Kordiv SDM dan organisasi, Siti Syamsiah.

Sementara Komisioner Panwaslucam Pekanbaru Kota dihadiri ketuanya Yandi, Kordiv Penindakan Pelanggaran, Fajar Fadli, serta staf dan dihadiri Kordiv Penindakan Pelanggaran Panwaslucam Sukajadi, Abuzar, yang satu dapil dengan Kecamatan Pekanbaru Kota.

Dalam kesempatan itu, Yandi, menjelaskan bahwa saat kejadian tindakan pencegahan pelanggaran pemilu yang sudah viral dan menjadi pro kontra tersebut, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada senam ibu-ibu sekitar puluhan orang di pelataran atau halaman komplek Masjid Agung Annur Provinsi Riau Kota Pekanbaru, dengan memakai atribut paslon Capres-Cawapres Prabowo- Sandi, serta lagunya juga berisi pesan kampanye dengan visi dan misi.

Baca: PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa

"Kami mendapat informasi dari masyarakat dan pihak terkait, bahwa ada senam ibu-ibu di halaman Masjid Agung Annur pagi itu. Sesampai disana didapati benar ibu -ibu tersebut memakai atribut paslon dan musik yang diputar untuk senamnya ada ajakan memilih dan visi-misi paslon tersebut. Melihat dan mendegar hal itu maka kami lakukan teguran sebagai langkah pencegahan," jelas Yandi.

Mendapat teguran dari pihak Panwaslucam, para perempuan yang disebut emak-emak itu bukannya mengindahkan malah menantang dengan mengajak berdebat bahwa mereka tidak melakuan kampanye. Mereka beralasan dan enggan untuk menghentikan kegiatannya. Sempat terjadi adu argumentasi antar keduanya, hingga akhirnya kegiatan dapat dihentikan.

Namun ternyata ada sebagian dari peserta ada yang merekam adegan pertengkaran mulut tersebut, dan menyebarkannnya melaui media facebook lalu diikuti uupload oleh akun-akun youtube seperti pro contra serta peace 212 sehingga menjadi viral.

Namun persoalan menjadi tambah luas karena upload di media sosial yaotube ditambahi dengan narasi yang menyebutkan seolah-olah pihak yang membubarkan bukan dari pengawas pemilu resmi.

Baca: Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah

Atas hal ini, Bawaslu Kota Pekanbaru melakukakan klarifikasi dan mengunjungi Panwaslucam Pekanbaru Kota. Setelah mengatahui duduk persoalan sebenarnya, Bawaslu Kota Pekanbaru memberikan apresiasi atas kinerja dan inisiatif yang dilakukan Panwaslucam Pekanbaru Kota dalam menegakkan aturan pemilu.

"Kita apresiasi kinerja Panwaslucam Pekanbaru Kota. Meskipun ada pro kontra di lapangan, yang jelas melakukan kegiatan kampanye atau memnyebarkan atribut paslon di lingkungan atau didalam kawasan tempat ibadah tidak dibenarkan, siapapun paslon itu. Sebagai langkah pencegahan ini kita apresiasi dan sudah diketahui pimpinmn di Bawaslu Riau serta Bawaslu RI," kata Indra Khalid Nasution.asa



Lainnya
BBM Makin Langka, DPRD Pekanbaru Panggil Pertamina dan Disperindag
BBM Makin Langka, DPRD Pekanbaru Panggil Pertamina dan Disperindag
Listyo Sigit Akan Tuntaskan Kasus yang Jadi Perhatian P
Syahrul Aidi Minta Kadis PUPR Riau Selesaikan Mangkrakn
Insentif tak Kunjung Cair, Guru SMA dan SMK di Papua An
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad